Ngawi – MTsN 2 Ngawi melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin pada hari Senin, 19 Januari 2026, yang berlangsung dengan tertib dan khidmat di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan MTsN 2 Ngawi.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ibu Rahayu Tumpuking Susila, S.E. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya pelaksanaan upacara bendera setiap hari Senin maupun pada hari-hari besar nasional sebagai sarana pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan tujuan utama dari kegiatan upacara bendera, antara lain melatih kedisiplinan melalui sikap berbaris dengan rapi, serta menanamkan sikap hormat dan cinta tanah air. Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, seluruh peserta upacara diharapkan untuk bersikap diam dan penuh penghormatan. Selain itu, sikap hormat kepada bendera merah putih merupakan wujud nyata cinta kepada bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara juga mengingatkan agar seluruh siswa segera menempatkan diri ketika sudah dijadwalkan mengikuti upacara rutin, tanpa mengulur waktu, sebagai bentuk tanggung jawab dan kedisiplinan bersama.
Selain kedisiplinan, Ibu Rahayu Tumpuking Susila, S.E. juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan. Petugas piket diharapkan segera melaksanakan tugas kebersihan pada pagi hari, demikian pula setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Kebersihan lingkungan madrasah, termasuk ruang kelas, kamar mandi, taman, dan area lainnya, menjadi tanggung jawab bersama.
Terkait dengan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), beliau menegaskan bahwa UKS merupakan tempat untuk belajar menjaga kesehatan, bukan sebagai tempat tidur kecuali dalam kondisi tertentu. Siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstra UKS diharapkan dapat melaksanakan piket UKS secara bergantian dengan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan upacara bendera ini, diharapkan seluruh warga MTsN 2 Ngawi semakin disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kebersihan, kesehatan, dan nilai-nilai kebangsaan.


0 comments:
Posting Komentar