
Profil Singkat Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Ngawi
Profil & Latar Belakang Sejarah Pendirian
MTsN 2 Ngawi adalah lembaga pendidikan Islam tingkat menengah pertama yang berkomitmen mencetak generasi berakhlak mulia, berprestasi, dan berwawasan luas. Berlokasi strategis di Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Pendidikan di sini menghadirkan keseimbangan yang selaras antara ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama, berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
Akar Sejarah: Sebelum menjadi madrasah formal, syiar Islam di Desa Babadan dirintis melalui pembentukan Madrasah Diniyah Malam sekitar tahun 1950. Semangat tersebut berlanjut dengan didirikannya Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah pada tahun 1960, yang memicu perkembangan dakwah Islam secara merata di setiap dusun.
Linimasa Kronologis Perubahan Nama & Perkembangan:
Kesadaran masyarakat untuk mengamalkan ajaran Islam meningkat pesat. Kebutuhan akan kader umat, ustadz, mubaligh, dan guru formal sangat mendesak. Pengurus bersama para guru MI Islamiyah Babadan berinisiatif memikirkan wadah kelanjutan sekolah bagi anak-anak lulusan MI.
Dengan tekad kuat menciptakan kader guru ngaji dan madrasah, resmi didirikan sekolah formal berstatus swasta bernama PGA 4 Tahun Hidayatul Umam Babadan. Institusi ini mendapat dukungan penuh dari tampuk pimpinan utama desa.
Resmi beralih status menjadi negeri dengan nama PGAN 4 Tahun Babadan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI yang ditandatangani oleh KH. M. Dachlan.
Mengikuti kebijakan penyederhanaan peraturan pemerintah, lembaga beralih fungsi dan nama menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Babadan.
Berdasarkan keputusan pusat melalui KMA Nomor 673 Tahun 2016 mengenai penataan nomenklatur madrasah di Jawa Timur, institusi berganti nama resmi menjadi MTsN 2 Ngawi.
Dua Unsur Pimpinan Utama Desa (Pendukung Utama):
Pendirian PGA 4 Tahun berdiri kokoh berkat restu, keikhlasan, dan dukungan penuh dari pimpinan desa Babadan saat itu:
Pimpinan Agama Desa Babadan
Pimpinan Pemerintahan / Kepala Desa
Generasi Pemuda Penerus Amal Jariyah:
Para tokoh pemuda yang tampil berjuang meneruskan estafet perjuangan pimpinan madrasah generasi awal:
Visi, Misi & Indikator
“Menjadi madrasah pembina generasi cerdas, beriman, bertaqwa, unggul dalam prestasi dan peduli terhadap kelestarian lingkungan”
Indikator Ketercapaian Visi:
- Beriman, bertaqwa, dan berakhlakul karimah secara konsisten.
- Cerdas serta kompetitif dalam bidang akademik maupun non-akademik.
- Peduli secara nyata terhadap upaya kelestarian lingkungan sekitar.
MISI MADRASAH:
- Mewujudkan lulusan yang taat menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segenap larangan-Nya.
- Mewujudkan lulusan yang cerdas, terampil, kreatif, inovatif, dan berkarakter yang dijiwai nilai budaya, kewirausahaan, serta gemar melakukan upaya pelestarian lingkungan.
- Mewujudkan pencapaian prestasi tinggi di bidang akademik maupun non-akademik.
- Mewujudkan usaha nyata melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (GPBLHS) / Adiwiyata.
Program Unggulan Institusi (Tahun Ajaran 2026/2027)
Berdasarkan pemetaan potensi, MTsN 2 Ngawi menerapkan tiga pilar program unggulan operasional utama:
Madrasah menjamin lingkungan belajar inklusif yang bebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun psikis, perundungan (bullying), serta diskriminasi. Berdasarkan amanat hukum, madrasah membentuk Tim Pencegahan Kekerasan dan Perundungan (TPPK) lewat SK Kepala Madrasah No. 023 Tahun 2026.
Membekali guru, staf kependidikan, serta seluruh murid dengan keterampilan sosial-emosional dalam mengelola emosi diri, membangun relasi sehat, dan menumbuhkan daya lenting (resiliensi) dalam menghadapi berbagai tantangan hidup modern.
Menanamkan kesadaran ekologis konkret lewat aksi pembiasaan harian. Meliputi penanaman dan perawatan pohon, pengelolaan tata sampah mandiri, serta gerakan efisiensi penggunaan energi listrik/air yang didukung penuh keteladanan civitas akademika (SK Adiwiyata).