MTsN 2 Ngawi menggelar kegiatan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Abu Bakar ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari peserta didik, guru, hingga tenaga kependidikan.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Hadir sebagai penceramah, Ustad Muhammad Hanif, S.Pd.I, yang menyampaikan tausiyah dengan tema hikmah perjalanan Isra' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Ustad Muhammad Hanif, S.Pd.I menjelaskan bahwa kehidupan yang dijalani manusia terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu masa lalu sebagai kenangan, masa sekarang sebagai kenyataan, dan masa yang akan datang sebagai harapan atau cita-cita. Menurut beliau, orang yang baik adalah mereka yang mampu mengambil pelajaran dari masa lalu, berbenah di masa sekarang, serta merencanakan masa depan dengan lebih baik.
“Barang siapa yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia tergolong orang yang beruntung. Sebaliknya, apabila hari ini lebih buruk daripada hari kemarin, maka ia tergolong orang yang merugi.”
Beliau juga mengisahkan beberapa peristiwa yang diperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra' Mi'raj. Di antaranya adalah gambaran orang yang mencakar-cakar wajahnya sendiri, yaitu orang yang gemar menjelek-jelekkan temannya; orang yang lidahnya dipotong, yaitu mereka yang suka berbicara kotor dan mengumpat; serta orang yang menanam dalam satu hari lalu langsung berbuah, yang menggambarkan orang-orang yang gemar bersedekah, berzakat, dan berinfak.
Pada inti tausiyahnya, Ustad Muhammad Hanif, S.Pd.I menegaskan bahwa peristiwa Isra' Mi'raj merupakan kehendak Allah SWT, di mana Nabi Muhammad SAW dijalankan langsung oleh Allah. Beliau menjelaskan bahwa kejadian di alam semesta ini ada dua, yaitu proses kauniyah yang berjalan melalui sebab dan akibat, serta proses robbaniyah yang tidak dapat dijangkau oleh logika manusia.
Sebagai penutup, disampaikan pula bahwa peninggalan Nabi Muhammad SAW setelah wafat adalah Al-Qur'an dan Hadits, yang keduanya harus dijadikan pedoman hidup bagi umat Islam.
Acara juga dimeriahkan oleh Hadrah MTsN 2 Ngawi yang dengan meriah namun tetap khidmat melantunkan berbagai lagu sholawat nabi dan menggemakan mahalul qiyam bersama seluruh hadirin.Melalui peringatan Isra' Mi'raj ini, diharapkan seluruh warga MTsN 2 Ngawi dapat mengambil hikmah dan semakin meningkatkan keimanan, akhlak, serta kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.





















